Pentingnya Pengetahuan Penyakit Menular Seksual (PMS) Dikalangan Remaja
Assalamualaikum wr.wb
Penyakit menular seksual merupakan salah satu masalah kesehatan yang angka kejadiannya semakin meningkat. WHO memperkirakan kurang lebih sebesar 250 juta orang terkena penyakit menular seksual setiap tahunnya. Berdasarkan hasil survei mengenai perilaku yang diselenggarakan oleh Universitas Indonesia didapatkan bahwa sebanyak 2,8% pelajar SMA wanita dan sebanyak 7% pelajar SMA pria menunjukkan adanya gejala-gejala PMS.
Remaja merupakan fase yang kritis, dimana remaja mulai berusaha untuk mandiri dan dapat diakui sebagai orang dewasa. Remaja usia sekolah khususnya tingkat SMA merupakan remaja yang sedang mencari jati diri dan mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi. Mereka lebih cenderung untuk berkumpul dengan teman seumurannya dan melakukan hal-hal yang menyenangkan tanpa berpikir efek yang tidak baik sebagai akibatnya.
Pengetahuan oleh remaja mengenai kesehatan reproduksi dan penularan penyakit menular seksual masih rendah. Pada jaman modern seperti sekarang ini dimana semua hal sudah begitiu maju dengan pesat. Sayangnya hal ini tidak hanya berdampak positif tapi juga berdampak negatif bagi kehidupan pergualan kita. Banyak diantara remaja-remaja kita yang terjerumus kedalam pergualan bebas.Dari yang paling ringan seperti mulai mengikuti gaya hidup kebudayaan barat contohnya dari gaya berpakaian,berperilaku yang mengikuti budaya barat, melihat situs prono pergi kediskotik/tempat hiburan malam, pesta minum keras, hingga hubungan seksual diluar nikah.
Penyakit Menular Seksual (PMS)
Penyakit menular seksual atau sexual transmitted diseases adalah penyakit yang ditularkan melalui perilaku seksual, seperti hubungan seksual,seks oral, dan seks anal. penyebabnya dapat bermacam-macam, seperti gonore, sifilis,herpes kelamin, HIV/AIDS.
Beberapa penyakit menular seksual yang sering ditemukan adalah :
1. Gonore
Gonore atau kencing nanah adalah penyakit kelamin yang disebabkan pleh bakteri Neisseria gonorboeae yang dapat menyerang pria maupun wanita. Gejalanya pada wanita dalah terasa nyeri saat buang air kecil atau disebut juga disuria, mengeluarkan cairan yang berlebih pada vagina, dan demam. Pada pria gejala gonore berawal dari rasa tidak enak pada uretra dan beberapa jam kemudian diikuti oleh nyeri ketika berkemih serat keluranya nnah dari penis.
2. Sifilis
Sifilis adalah penyakit kelamin mengerikan yang disebabkan oleh bakteri spiroseta, treponema pallidum. Penyakit ini menginfeksi daerah kelamin, bibir mulut, atau anus baik pria maupun wanita. Sifilis adalah penyakit seksuak yang sangat menular. Dalam tahap atau stadium yang parah sifilis dapat menyebabkan kerusakan otak,saraf,mata,jantung, pembuluh darah,hati,tulang,dan sendi.
3. Herpes Kelamin
Herpes Kelamin adalah penyakit menular seksual (PMS) yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. Gejala herpes disebut wabah dan biasanya ditemukan luka atau bisul dekat dekat daerah masuk virus kedalam tubuh. Mereka berubah menjadi lepuh,gatal, dan menyakitkan, sembuh lalu muncul kembali jika ada faktor pemicunya. Herpes genitalis umumnya menyerang dan menyebabkan luka pada derah genital atau dubur, bokong dan paha yang didapatkan dari berhubungan seks.
4. HIV/AIDS
AIDS adalah kumpulan gejala penyakit yang disebakan oleh virus HIV ditandai dengan gejala menurunya sistem kekebalan tubuh. penderita AIDS mudah diserang infeksi oportunistik atau infeksi yang disebabkan oleh kuman . Apabila belim disertai gejala klinis individu yang terserang HIV masih tampak sehat seperti orang normal.
Pencegahan dan Pengendalian
Cara efektif untuk mencegah penularan seksual HIV/PMS dengan cara orang tua serta masyarakat untuk memberikan pengawasan dan dorongan agar perilaku terhadap penyakit menular seksual lebih ditingkatkan lagi pengawasannya. Maka dari itu diperlukan tanggung jawab bersama dalam mencegah penyakit menular seksual dikalangan remaja dengan slaah satunya memberikan informasi yang sebesar-besarnya terhadap remaja tentang pendidikan seksual yang benar dan sesuai dengan umurnya sehingga penanggualnnya penyakit menular seksual dapat benar-benar efektif dikalangan remaja sehingga dapat menurunkan angka penyakit menular seksual pada remaja secara signifiksn.
Sebaiknya kita sebagai remaja jangan sampai terbawa dengan pergualan yang bebas karena akan berdampak buruk untuk kehidupan kita. Karena jika kita mengikuti pergaulan bebas seperti berhubungan seksual dengan berganti pasangan kita akan terkena penyakit menular seksual (PMS). Jadi sebaiknya lebih berhati-hati dalam memilih pertemanan jangan sampai kita terejrumus pergualan bebas dan peran orang tua juga sangat penting dalam mendidik.
Demikian artikel dari saya sebagai penulis cukup sekian dan terimakasih.
Wassalamuaikum wr.wb
Daftar Pustaka
Jannah Nurul dan Sri (2014).Kesehatan Reproduksi & Keluarga Berencana,Jakarta.EGC
Praptiani Wuri dan Dwi ( 2014).Keperawatan Medikal Bedah.Jakarta.EGC
http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo
Komentar
Posting Komentar